Sebuah negara yang maju tentu berbanding lurus dengan
prilaku birokrasi yang baik sehingga mampu memberikan pelayanan cepat dan tepat
bagi setiap masyarakat. Hal tersebut berbanding terbalik dengan negara-negara
berkembang sebut saja Indonesia masalah birokrasi masih menjadi masalah yang
sangat krusial dalam pelayanan (public service) terhadap masyarakat. Gejala
sosial yang timbulkan seperti pengangguran, kemiskinan, kelaparan dan gizi
buruk yang menimpa masyarakat merupakan masalah besar yang sampai hari ini
belum tertangani secara baik oleh pemerintah khususnya birokrasi yang menjadi
garda terdepan dalam memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi.
Sementara itu semakin banyak masyarakat kita yang memberikan stigma negatif atau
merasa tidak puas terhadap kinerja aparatur pemerintah yang dinilai lamban,
berbelit-belit, tidak transparan dan mungkin sebagian masyarakat menganggap
tidak cerdas dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai abdi negara.
Didalam tubuh birokrasi sendiri masih terdapat banyak
permasalahan, sepertinya terlalu banyak aparatur yang “menggangur”, pembagian
tugas yang tidak jelas, lemahnya sumber daya manusia dan lemahnya kepekaan sosial terhadap masyarakat disekitar. Untuk itu
diperlukannya pembangunan birokrasi atau
yang dikenal dengan istilah reformasi birokrasi yang
sudah canangkan sejak zaman orde baru. Reformasi birokrasi sudah didengungkan seperti (1). Perbaikan proses khususnya
dalam proses pelayanan terhadap masyarakat (publik service). (2). Perbaikan
efisiensi dan peningkatan efektifitas kerja birokrasi dalam mencapai tujuan
sebuah negara. (3) Birokrasi harus menjadi independen tidak terkontaminasi
terhadap kepentingan-kepentingan yang bersifat politis. Dan masih banyak lagi reformasi yang diinginkan. Nyatanya reformasi birokrasi sampai hari ini belum mampu memberikan dampak yang signitifikan terhadap masyarakat secara luas. Dan terkesan hanya sebatas lips service belaka hanya menjadi pembicaraan hangat tingkat elit tapi minim implementasi.
Untuk itu diperlukan langkah-langkah kongrit untuk mewujudkan birokrasi yang berkualitas, salah satu langkah yang sampai hari belum dilakukan adalah dengan revolusi birokasi
Untuk itu diperlukan langkah-langkah kongrit untuk mewujudkan birokrasi yang berkualitas, salah satu langkah yang sampai hari belum dilakukan adalah dengan revolusi birokasi
No comments:
Post a Comment